Rabu, 16 Mei 2012

rumus rumus data kependudukan


1.  Pertumbuhan Penduduk Alami

          Pertumbuhan penduduk alami adalah pertumbuhan penduduk yang dihitung dari selisih antara kelahiran dan kematian suatu wilayah. Pertumbuhan penduduk alami dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut.

X = L - M

Keterangan :

X
= pertumbuhan penduduk alami
L
= jumlah kelahiran


M   = jumlah kematian

Contoh soal :

Di suatu wilayah diketahui terdapat jumlah kelahiran 967.000 jiwa sedangkan  jumlah  kematiannya  adalah 659.000  jiwa.  Hitung pertumbuhan penduduk alaminya!

46
Geografi  SMA / MA Kelas XI


Jawab:

L
=
976.000


M   =
659.000

X

=  L - M


=
967.000
- 659.000

=
308.000



Jadi pertambahan penduduk alami wilayah tersebut sebesar 308.000 jiwa.

2. Pertumbuhan Penduduk Total

          Pertumbuhan penduduk total adalah suatu pertambahan penduduk yang tidak hanya merupakan selisih kelahiran dan kematian namun juga memperhatikan migrasi penduduk. Pertambahan penduduk ini terjadi apabila, pertambahan penduduk setelah menjumlahkan kelahiran dikurangi kematian dan imigrasi dikurangi emigrasi. Pertumbuhan penduduk total dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut.

X = (L - M) + (I - E)

Keterangan:

X
=   pertumbuhan penduduk total
L
=   jumlah kelahiran

M   =   jumlah kematian
I
=   jumlah imigran
E
=   jumlah emigran


Contoh Soal:

Di suatu wilayah diketahui jumlah kelahiran sebesar 967.000 jiwa dan kematian sebesar 659.000 jiwa, sedangkan terjadi imigrasi sebesar 889.000 jiwa dan emigrasi sebesar 512.000 jiwa.

Hitunglah pertumbuhan penduduk totalnya! Jawab:


L
=
976.000
I
=
889.000


M   =
659.000
E
=
512.000

X
=
(L - M) + (I - E)





=


(967.000 - 659.000) + (889.000 - 512.000)



=
308.000 + 377.000





=
685.000 jiwa








Jadi pertumbuhan pendunduk total wilayah tersebut sebesar 685.000

jiwa.








Geografi  SMA / MA Kelas XI
47


3.
Angka Kelahiran


a.  Angka Kelahiran Kasar/Crude Birth Rate (CBR)
            Angka kelahiran kasar adalah angka yang menunjukkan jumlah kelahiran tiap 1.000 penduduk setiap tahun. Dapat diketahui dengan rumus sebagai berikut.

L

CBR
=
u
K


P

Keterangan:

            P k =   konstanta (1.000) =   jumlah kelahiran bayi yang lahir pada tahun tertentu =   jumlah penduduk pada pertengahan tahun

Contoh soal:

Di  suatu  wilayah  diketahui  bahwa  jumlah  penduduk  pada pertengahan tahun 2004 adalah 7.241.500 Jumlah kelahirannya adalah 967.000 jiwa. Hitunglah angka kelahiran kasarnya! Jawab:
P          = = 976.000 7.241.500

L

CBR
=
u
K


P

967.000

CBR
=
u
1000  = 134


7.241.500

Jadi CBR wilayah tersebut sebesar 134 bayi/1000 wanita.

b. Angka Kelahiran Menurut Umur/Age Specific Birth Rate (ASBR)
            Pengukuran kelahiran ini mempertimbangkan pembagian menurut jenis kelamin dan golongan umur. ASBR ialah angka yang menunjukkan jumlah kelahiran setiap 1000 wanita golongan umur tertentu setiap tahun. Dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut.

Bx

ASBR =
×K


Px

Keterangan:

= jumlah anak yang lahir dari wanita kelompok umur tertentu

Bx

= jumlah wanita pada kelompok umur x

Px

k
= konstanta (1000)
48
Geografi  SMA / MA Kelas XI


Contoh soal:

Pada suatu wilayah diketahui jumlah penduduk wanita umur 1930 tahun adalah 3.825.000 orang. Jumlah kelahiran dalam satu tahun adalah adalah 967.000 bayi. Hitunglah angka ASBR nya! Jawab:
x Px        = = 976.000 3.825.000

967.000

Jawab: ASBR =
u
1000


3.825.000

ASBR = 250 jiwa

Jadi ASBR pada wilayah tersebut adalah 250 bayi dari setiap 1000 wanita kelompok usia 19-30 tahun.

4.
Angka Kematian
a.
Angka Kematian Kasar/Crude Death Rate (CDR)


            Angka  Kematian  Kasar  ialah  angka  yang  menunjukkan banyaknya kematian setiap 1.000 orang dalam waktu setahun. Dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut.

D

CDR     =
×K

P
Keterangan:   D
=   jumlah kematian pada tahun tertentu
P
=   jumlah penduduk pada pertengahan tahun
k
=   konstanta (1.000)


Contoh soal :

Dalam suatu wilayah diketahui bahwa jumlah penduduk pada pertengahan tahun adalah  7.241.500 jiwa sedangkan jumlah kematiannya adalah 659.000. Hitunglah angka kematian kasarnya! Jawab:

D
=
659.000


P
=
7.241.500




659.000



CDR     =

u
1000 = 91 jiwa


7.241.500






Jadi pada wilayah tersebut dalam setahun terdapat kematian sebesar

91/1000 orang.





Geografi  SMA / MA Kelas XI
49



b.
Angka Kematian Menurut Umur/Age Specific Death Rate
(ASDR)



Angka kematian menurut umur adalah angka yang menunjukkan banyak kematian dari 1000 penduduk usia tertentu dalam waktu setahun. Dapat dihitung dengan rumus:

Dx
            ASDR = Keterangan:   Dx

Px k      ×K Px

=   jumlah anak yang lahir dari wanita
            kelompok umur tertentu

=   jumlah wanita pada kelompok umur x =   konstanta (1000)



Contoh soal:

            Dalam suatu wilayah jumlah penduduk wanita umur 19-30 tahun adalah 3.825.000 orang. Jumlah kematian golongan umur tersebut dalam satu tahun adalah 144.000 orang. Berapakah ASDR nya?

Jawab:

Dx   =

144.000
Px
=
3.825.000


144.000

ASDR =
u
1000


3.825

ASDR =   37.647 jiwa

Jadi ASDR wilayah tersebut adalah  17 orang dari tiap  1.000 penduduk golongan umur 19-30 tahun.

Space Info

          Tahukah anda bapak KB Nasional? Bapak KB Nasional adalah Prof. DR. H. Haryono Suyono, MA. Beliau pernah menjabat sebagai Kepala BKKBN (Badan Kordinasi Keluarga Berencana Nasional) periode 1983-1993. Prof. DR. H. Haryono Suyono, MA merupakan tokoh yang dianggap berhasil dalam memimpin pelaksanaan program Keluarga Berencana. Prof. DR. H. Haryono Suyono, MA. adalah ahli komunikasi massa, sosiolog, demograf, dan penulis kreatif yang saat ini masih memfokuskan pada permasalahan-permasalahan kependudukan dan kemiskinan di Indonesia.

50
Geografi  SMA / MA Kelas XI


5.
Pertumbuhan Penduduk


                Pertumbuhan penduduk adalah bertambahnya penduduk yang selalu meningkat setiap tahunnya. Perhitungan pertumbuhan penduduk alami dapat dihitung dengan mengetahui terlebih dahulu angka kelahiran dan kematian. Pertumbuhan penduduk ini dinyatakan dengan persen (%).

            Berdasarkan hasil perhitungan yang sudah ada dapat kita ketahui angka kelahiran kasar (CBR) pada propinsi tersebut adalah   sebesar 134 dan angka kematian kasar (CDR) sebesar 91, sedangkan jumlah penduduk adalah 7.584.000 jiwa maka tingkat pertumbuhan penduduk alami wilayah tersebut adalah sebagai berikut.
=   CBR-CDR × 100%
            134 - 91 × 100% = 0,43%

Jadi pertumbuhan penduduk alami wilayah tersebut adalah 0,43 %.

6. Proyeksi Penduduk

Jumlah penduduk pada waktu yang akan datang dapat diperkirakan atau diproyeksikan dengan rumus pertumbuhan geometris berikut.

Pn = Po (1+ r)n

Keterangan:

Pn  = jumlah penduduk pada tahun n

Po  = jumlah penduduk pada tahun 0 atau tahun dasar

n
= jumlah tahun 0 hingga n
r
= tingkat pertumbuhan penduduk per tahun (%)


Contoh Soal :

Berdasarkan perhitungan yang telah kita lakukan, tingkat pertumbuhan penduduk per tahun adalah 0,43% apabila jumlah penduduk pada tahun  2005 sebesar  7.584.000 jiwa. Berapakah proyeksi penduduk wilayah tersebut pada tahun 2010?

Pn  = Po (1 + r) n

= 7.584.000 (1 + 0,43 %)5 = 7.584.000 (1 + 0,0043)5 = 7.584.000 (1,0043)5 = 7.584.000 (1,115) = 7.748.464 jiwa

Jadi proyeksi penduduk wilayah tersebut tahun 2005 dengan tingkat pertumbuhan penduduk 0,43 %per tahun adalah 7.748.464 jiwa.

Geografi  SMA / MA Kelas XI
51



5 komentar:

  1. ini gmna caranya yg proyeksi penduduk?
    kok saya agak mbulet yang 7.584.000 (1,115) = 7.748.464 jiwa itu dari mana om?
    tolong bantuannya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenarnya angka 5 di rumus ini adalah pangkat 5, jadi bukan di kali 5, tetapi dikali pangkat 5.

      Hapus
  2. maaf mau tanya kalau rumus perhitungan maksimal jumlah penduduk di wilayah tertentu atau idealnya bagaimana ya?terima kasih

    BalasHapus
  3. kurang jls pmbahasan'y... maaf tulisan'y kurang rapi, aq masih baru bljr jd ga bgtu paham :(

    BalasHapus