Selasa, 15 Mei 2012

fenomena biosfer dan persebaran flora


A.
FENOMENA BIOSFER
1.
Pengertian Fenomena Biosfer


          Amatilah jenis-jenis makhluk hidup yang ada di sekitar Anda! Identifikasikan ciri-cirinya! Adakah perbedaan dengan tempat lain? Dapatkah Anda menyebutkan perbedaan tersebut? Mengapa?
            Ingat dan renungkan kembali bahwa hal tersebut merupakan suatu fenomena yang dipelajari dalam objek ilmu geografi. Perhatikan Gambar 1.1 sebagai bahan kajian!

Pada Gambar 1.1 tampak

suatu lingkungan tempat tinggal yang terdiri atas pekarangan dan bangunan rumah. Lingkungan tempat tinggal tersebut merupakan  suatu  ruang  di mana dalam ruang tersebut terjadi saling interaksi, interrelasi, dan saling ketergan

tungan antara komponen satu
Gambar 1.1 Tempat tinggal manusia dan
lingkungannya



dengan yang lain. Tanaman

Sumber Encarta Ensiklopedia, 2006

yang tumbuh di pekarangan memerlukan  tanah  sebagai

media tumbuh, memerlukan sinar matahari dan udara untuk kelangsungan hidupnya, bahkan sering pula memerlukan manusia untuk merawatnya. Semua komponen ini saling berinteraksi sehingga terjadi proses yang saling memengaruhi. Hal inilah yang dipelajari dalam geografi.

Anda tentunya telah memahami macam-macam objek material ilmu geografi dalam kelas X. Coba Anda ingat kembali materi tersebut! Berbagai fenomena geosfer antara lain litosfer, pedosfer, atmosfer, serta hidrosfer. Fenomena-fenomena tersebut adalah objek material geografi yang merupakan fenomena fisik di permukaan bumi, sedangkan dalam kelas XI Anda akan mempelajari fenomena yang berkaitan dengan makhluk hidup yang ada di permukaan bumi. Anda dapat mengawali pemahaman tentang fenomena geosfer dengan memahami dahulu tentang pengertian fenomena. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, fenomena adalah hal-hal yang dapat disaksikan dengan panca indra serta dapat diterangkan dan dinilai secara ilmiah, sehingga yang mencirikan fenomena adalah ”dapat dinilai dan diterangkan secara ilmiah”.

2
Geografi  SMA / MA Kelas XI


            Berdasarkan ciri fenomena tersebut Anda dapat menguraikan dan menjelaskan arti dari objek material geografi yaitu ”fenomena geosfer”. Segala gejala yang berkaitan dengan bumi dapat dijelaskan secara ilmiah. Penjelasan dari fenomena geosfer tersebut dalam geografi dapat dilakukan melalui 3 pendekatan yaitu pendekatan keruangan, kelingkungan, dan kompleks wilayah, ingat kembali ketiga pendekatan tersebut!

            Coba Anda sebutkan dan jelaskan fenomena-fenomena geosfer yang telah dipelajari dengan menggunakan ketiga pendekatan tersebut! Setelah Anda memahami tentang fenomena geosfer, amatilah apakah ada ketergantungan di antara makhluk hidup dengan lingkungan fisiknya?  Untuk lebih jelasnya cermati fenomena berikut!

            Revolusi Industri yang terjadi pada tahun 1800-an di beberapa kota besar di Inggris telah menyebabkan terjadinya seleksi alam terhadap sekelompok ngengat. Ketika Revolusi Industri belum terjadi banyak dijumpai ngengat dengan warna cerah dan berbintik-bintik hitam (corak seperti lumut yang menempel di pohon), sehingga apabila ngengat tersebut hinggap di pohon dapat menyamarkan bagi pemangsanya. Namun ketika Revolusi Industri terjadi di mana jelaga telah mengubah warna pepohonan serta bangunan maka saat itu yang banyak dijumpai adalah ngengat dengan warna kehitaman, sedangkan ngengat berwarna cerah selanjutnya diketahui banyak dijumpai di daerah pedesaan.

Fakta di atas merupakan salah suatu contoh fenomena biosfer yang secara panca indra dapat dilihat dan dapat dianalisis secara jelas. Berkembangnya ngengat yang berwarna kehitaman pada saat Revolusi Industri adalah salah satu bentuk seleksi alam. Spesies tersebut adalah spesies yang mampu bertahan dengan kondisi lingkungan saat itu karena warnanya yang kehitaman sesuai dengan jelaga dapat menyamarkan bagi pemangsanya. Sedangkan ngengat dengan warna cerah lebih mudah dimakan pemangsa karena warnanya yang menonjol di antara lingkungan yang penuh jelaga. Dari uraian di atas dapat disimpulkan, pengertian biosfer adalah lapisan tempat hidup (habitat) makhluk hidup yang meliputi lapisan litosfer,  hidrosfer,  dan  atmosfer,  di  mana  ketiganya  saling berinteraksi membentuk suatu tempat ditemukannya kehidupan di bumi.

Geografi  SMA / MA Kelas XI
3



2.  Lapisan Biosfer

            Di sekitar kita ada tiga jenis makhluk hidup yang menempati permukaan bumi. Ketiga jenis makhluk hidup tersebut adalah manusia, hewan, dan tumbuhan. Namun dalam kajian geografi, pembahasan mengenai manusia dipisah secara tersendiri yaitu dalam antroposfer.

            Setelah cukup mengerti mengenai fenomena biosfer, marilah kita pelajari ”lapisan biosfer”. Telah dikemukan di atas bahwa biosfer adalah lapisan hidup sehingga pada lapisan ini merupakan lapisan paling dinamis karena objeknya yang berupa makhluk hidup, di mana makhluk hidup pasti mengalami pertumbuhan dan perkembangan.

            Berdasarkan pengertian biosfer maka pertanyaan yang timbul adalah bagaimana perbedaan biosfer dan objek biologi? Seperti yang telah kita kenal selama ini bahwa biologi merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang keadaan dan sifat makhluk hidup (manusia, hewan, dan tumbuhan). Amatilah gambar proses pertumbuhan tanaman kelapa berikut!

Gambar 1.2   Pertumbuhan tanaman kelapa

Sumber: Dunia Tumbuhan, Tira Pustaka

                Pada Gambar 1.2 tampak bahwa tanaman kelapa mengalami pertumbuhan dari biji sampai dewasa. Tanaman kelapa juga mempunyai struktur batang, daun, dan jenis akar yang khas. Halhal yang merupakan ciri fisik, sifat biologis, dan pertumbuhan pada tanaman kelapa tersebut yang dipelajari dalam biologi.
            Tanaman kelapa selain mengalami proses-proses biologis, juga memerlukan tempat yang sesuai sebagai tempat tumbuh dan berkembang. Hal ini bisa juga disebut dengan persebaran tanaman, di mana kelapa banyak tumbuh di daerah pantai. Hal inilah yang dipelajari tentang makhluk hidup di dalam geografi.
            Berdasarkan gambar dan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa yang mencirikan suatu ilmu adalah cara menganalisis objek kajiannya. Pada materi biologi cenderung mengkaji makhluk hidup

4
Geografi  SMA / MA Kelas XI





(anatomi dan fisiologi), sedangkan geografi dalam mengkaji makhluk hidup dengan menggunakan tiga pendekatan, yaitu keruangan, kelingkungan, dan kewilayahan.

Pantai merupakan lingkungan yang tepat bagi pertumbuhan kelapa. Dinamika yang terjadi di pantai memengaruhi pertumbuhan kelapa. Persebaran kelapa banyak dipengaruhi oleh air laut, kelapa yang tua jatuh dan terseret ombak sehingga terombang-ambing di lautan sampai akhirnya kelapa akan dihempaskan kembali di pantai.


 
1. Persebaran Flora di Permukaan Bumi

Pelajari kembali Teori Apungan Benua! Carilah beberapa sumber yang bisa mendukung teori tersebut! Berdasarkan teori tersebut, Anda tentu sudah bisa memahami mengapa jenis flora dan fauna suatu daerah bisa sama padahal daerahnya terpisah jauh. Lalu bagaimana persebaran flora yang ada di permukaan bumi saat ini? Bumi merupakan planet yang sangat berbeda dengan planetplanet yang ada dalam tata surya kita. Interaksi antara massa daratan, samudra, dan atmosfer menghasilkan beraneka ragam bentang alam serta iklim dunia yang bervariasi. Kekuatan interaksi tersebut menghasilkan beraneka ragam bioma atau suatu komunitas vegetasi yang mempunyai kemampuan adaptasi sama terhadap lingkungan regional. Berikut ini merupakan persebaran flora di permukaan bumi yang diklasifikasikan dalam beberapa bioma.

a.   Bioma Tundra

Tundra

Gambar 1.4. Bioma tundra

Sumber: www.radford.edu

Bioma tundra mempunyai karakteristik iklim regional yang sangat ekstrim dengan suhu rata-rata rendah, bersalju, dan mempunyai musim panas yang pendek. Jenis vegetasi yang

10
Geografi  SMA / MA Kelas XI






            tumbuh adalah lumut yang membentuk suatu hamparan yang luas atau sering disebut sebagai ”hamparan bantalan”. Jenisjenis lumut tersebut yaitu dark red, rumput kipas, dan lain-lain.
Tersebar di kutub utara dan di Pegunungan Alpine.
            Perhatikan Gambar 1.4! Coba perkirakan iklim regional pada daerah tersebut? Di mana terdapat bioma seperti gambar tersebut? Pernahkah Anda melihatnya di Indonesia?

b.  Bioma Taiga atau Hutan Boreal

            Bioma taiga terletak di kawasan beriklim subartik dengan iklim yang sangat dingin dan musim panas yang sangat pendek. Kisaran temperatur antara suhu rendah dan suhu tinggi sangat besar. Tersebar di Skandinavia, Rusia Timur, Amerika Utara, dan beberapa di kawasan Asia Utara.

Taiga

Gambar 1.5 Bioma Taiga

Sumber: www.radford.edu

Amati Gambar  1.5 tersebut! Berdasarkan gambar tersebut, tentunya Anda dapat menyimpulkan jenis vegetasi apa yang hidup dalam bioma taiga? Jenis vegetasi yang mendominasi adalah jenis vegetasi konifer (tumbuhan berdaun jarum), di antaranya picea, abies, pinus, dan larix.

c.   Bioma Hutan Iklim Sedang

Hutan iklim

sedang

Gambar 1.6 Bioma hutan iklim sedang

Sumber: www.runet.edu

Geografi  SMA / MA Kelas XI
11




                Ciri khas dari bioma hutan iklim sedang adalah warna daun yang berwarna oranye keemasan. Hal ini disebabkan karena pendeknya hari sehingga merangsang tanaman menarik klorofil dari daun sehingga diisi pigment lain.

            Jenis vegetasi yang tumbuh adalah quercus  (oak), acer (maple), castanea dan lain-lain. Tersebar di Eropa Barat, Eropa Tengah, Asia Timur  (Korea dan Jepang) dan Timur Laut Amerika. Vegetasi jenis ini hanya dapat ditemui di Benua Eropa serta Asia Timur, karena vegetasi ini hidup pada kawasan subtropis dengan iklim semi selama enam bulan serta mengalami musim gugur saat musim kering sampai musim dingin.

d.  Bioma Hutan Hujan Tropis

Hutan hujan

tropis

Gambar 1.7 Bioma hutan hujan tropis

Sumber: www.runet.edu

                Dapatkah Anda mengenali Gambar 1.7? Tentunya Anda sudah sangat kenal dengan jenis hutan tersebut, baik secara langsung maupun melalui gambar. Gambar 1.7 menunjukkan jenis hutan hujan tropis yang berada di Sumatra/Kalimantan. Indonesia merupakan salah satu negara terbesar yang masih mempunyai hutan hujan tropis selain Brazil, Afrika bagian barat, dan Madagaskar.

            Hutan hujan merupakan bioma paling kompleks, jumlah dan jenis vegetasinya sangat banyak dan bervariasi, keadaan itu disebabkan oleh iklim mikro yang sangat sesuai bagi kehidupan berbagai jenis tumbuhan. Iklim hutan hujan tropis dicirikan dengan musim hujan yang panjang, suhu udara, dan kelembapan udara tinggi. Terdapat beberapa lapisan vegetasi dalam hutan hujan, yaitu sebagai berikut.

1)   Lapisan vegetasi yang tingginya mencapai 35-42 m, dan
            daunnya merupakan ”kanopi” (payung) bagi vegetasi di bawahnya.

12
Geografi  SMA / MA Kelas XI




2)   Lapisan tertutup kanopi dengan ketinggian vegetasi berkisar
            20-35 m, pada lapisan ini sinar matahari masih bisa menembus.

3)   Lapisan tertutup kanopi berkisar  4-20 m, merupakan
            daerah kelembapan udara relatif konstan.

)   Lapisan vegetasi dengan ketinggian berkisar 1-4 m. 5)   Lapisan vegetasi dengan ketinggian antara 0-1 m, berupa
            anakan pohon serta semak belukar.

            Jenis vegetasi yang tumbuh dalam hutan hujan tropis di antaranya Dipterocarpaceae, Pometia spp, Arecaceae  (palem),
Mangifera spp, dan Rafflesia spp. Terdapat juga jenis vegetasi yang khas yaitu epifit  (angrek-anggrekan) dan liana  (tumbuhan merambat contohnya adalah rotan).

            Bioma hutan hujan tropis tersebar di daerah antara 10º LU dan 10º LS, termasuk di dalamnya Hutan Amazon (Amerika Tengah), Afrika Barat, Madagaskar Timur, Asia Selatan (Indonesia dan Malaysia), dan Australia.

e.   Bioma Savana (Padang Rumput)

Savana

Gambar 1.8. Bioma savana/padang rumput

Sumber: www.runet.edu

                Perhatikan Gambar 1.8! Apa yang dapat Anda simpulkan? Suatu kawasan yang hanya ditumbuhi oleh rumput-rumputan. Coba pikirkan bagaimana kondisi iklim di kawasan tersebut?
            Bioma savana beriklim asosiasi antara iklim tropis basah dan iklim kering yang terbentang dari kawasan tropika sampai subtropik. Daerah tropika sampai subtropika dengan curah hujan yang tidak teratur menyebabkan tanah di daerah tersebut mempunyai tingkat kesuburan sangat rendah.

Vegetasi yang tumbuh adalah rumput-rumputan, seperti gramineae jenis rumput yang hidup sepanjang tahun dengan ketinggian rumput mencapai  2,5 m lebih. Selain gramineae

Geografi  SMA / MA Kelas XI
13





            tedapat juga palm savanna, pine savanna dan acacia savanna. Bioma ini tersebar di Afrika Timur, Amerika Tengah, Australia, dan Asia Timur.

f.
Bioma Gurun


            Pada bioma gurun sangat jarang ditemui suatu kehidupan, untuk  dapat  bertahan  hidup  beberapa  flora  harus  bisa beradaptasi dengan lingkungan gurun. Tanaman yang tumbuh di antaranya kaktus. Lakukan pengamatan terhadap tanaman kaktus, apa yang dapat Anda simpulkan?

Gurun

Gambar 1.9. Bioma Gurun

Sumber: www.runet.edu

                Tanaman kaktus merupakan tanaman yang memiliki ciri khas berbeda dengan tanaman lain. Tanaman ini mempunyai banyak duri dan terlapisi oleh lapisan lilin yang tebal.
            Lapisan lilin dan duri merupakan bentuk adapatasi kaktus untuk mengurangi penguapan. Bentuk adaptasi kaktus yang lain adalah kemampuannya dalam berbunga dan berbiji yang sangat cepat yaitu segera setelah turun hujan, hal tersebut adalah bentuk adaptasinya untuk regenerasi.

            Bioma gurun dicirikan dengan kondisi iklim musim kering yang sangat ekstrim dengan suhu udara yang tinggi. Bioma gurun ini tersebar di Amerika Utara yang disebut praire, di Asia
            disebut steppa, Amerika Selatan disebut pampas, dan Afrika Selatan disebut veld.

            Sesuai dengan kondisi alamnya, maka tidak semua jenis vegetasi bisa tumbuh di gurun. Jenis vegetasi yang bisa bertahan hidup di daerah gurun antara lain adalah kaktus, liliaceae, aloe, kaktus saguora, dan cholla.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar